<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-11712486</id><updated>2011-04-21T11:33:01.909-07:00</updated><title type='text'>SKI Ibnu Taimiyah FE USAKTI</title><subtitle type='html'>"Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung."
(QS. Ali Imran : 104)</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://skifeusakti.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11712486/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skifeusakti.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>SKI Ibnu Taimiyyah FE USAKTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00950305387698063389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>7</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11712486.post-116346948162870943</id><published>2006-11-13T17:45:00.000-08:00</published><updated>2006-11-13T18:19:52.620-08:00</updated><title type='text'>Anak kecil yang dulu itu...</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/3819/961/1600/keakraban.0.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3819/961/200/keakraban.0.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tangan kecil teramat muda&lt;br /&gt;meraih segala dengan susah payah&lt;br /&gt;tawa kecil hadir di sini&lt;br /&gt;memecah kerinduan dua insan yang bahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diajarkannya berjalan tegap&lt;br /&gt;Diajarkannya berucap santun&lt;br /&gt;Tiada daya upaya hanya langkah yang kecil&lt;br /&gt;Tiada daya upaya hanya tangis yang terdengar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepuluh tahun sudah lahir kedunia&lt;br /&gt;Bermain dengan teman sebaya&lt;br /&gt;Canda tawa smakin sering terdengar&lt;br /&gt;Berjalan seiring insan bahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua puluh tahun sudah menghuni dunia&lt;br /&gt;Hanya kesulitan dan masalah yang ditimbulkan&lt;br /&gt;Menyulitkan dan meresahkan hati orang tua&lt;br /&gt;Tanpa berpikir jernih dan tak pernah dewasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berpikir &lt;br /&gt;Betapa diri menyusahkan orang tua&lt;br /&gt;yang memberi makan dikala lapar &lt;br /&gt;yang meneduhkan dikala panas &lt;br /&gt;yang memayungi dikala hujan &lt;br /&gt;yang menjadi tameng dikala marabahaya mengancam...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak kecil yang dulu itu...&lt;br /&gt;Sekarang...&lt;br /&gt;Hanya menghabiskan amanahnya dengan sia-sia&lt;br /&gt;menipu mereka dengan segala muka tak bersalah&lt;br /&gt;berucap "ah!!" walau mereka tak pernah mengajarkan kata itu&lt;br /&gt;atau bersifat sombong menganggap mereka lebih bodoh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang akan diberikan sebagai balas jasa?&lt;br /&gt;Uangkah? rumahkah? mobilkah?&lt;br /&gt;Tidak sebanding&lt;br /&gt;sungguh tidak kan sebanding&lt;br /&gt;Demi Alloh semua itu tidak kan pernah sebanding...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyesal sungguh menyesal&lt;br /&gt;Tapi apa daya...&lt;br /&gt;Tubuh tlah terbujur kaku&lt;br /&gt;Tangan tak dapat lagi menggapai&lt;br /&gt;Kaki tak dapat lagi melangkah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya bibir yang kelu dan membiru&lt;br /&gt;Teramat ingin mengucap kata maaf&lt;br /&gt;Teramat ingin membalas jasa&lt;br /&gt;Teramat ingin mencium tangan&lt;br /&gt;Tapi apa daya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah aku&lt;br /&gt;Dengan satu dari sekian banyak dosaku&lt;br /&gt;Pintu ampunan tertutup rapat sudah&lt;br /&gt;Hanya balasan yang akan kuterima&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah aku dan seburuk buruknya dosa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Robbighfirli wa liwaalidayya warhamhuma kamaa robbayaani soghiro"&lt;br /&gt;[DAI]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11712486-116346948162870943?l=skifeusakti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skifeusakti.blogspot.com/feeds/116346948162870943/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11712486&amp;postID=116346948162870943&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11712486/posts/default/116346948162870943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11712486/posts/default/116346948162870943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skifeusakti.blogspot.com/2006/11/anak-kecil-yang-dulu-itu.html' title='Anak kecil yang dulu itu...'/><author><name>SKI Ibnu Taimiyyah FE USAKTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00950305387698063389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11712486.post-116335054228112280</id><published>2006-11-12T08:53:00.000-08:00</published><updated>2006-11-12T09:29:43.523-08:00</updated><title type='text'>Cerminan Akhlaq Generasi Mendatang</title><content type='html'>Ada beberapa pelajaran yang bisa dipetik dari aktivitas yang saya jalani kemarin. Sedikitnya ada dua kejadian yang bisa diambil pelajaran. Pelajaran yang bisa membuka mata kita betapa pentingnya generasi-generasi Muslim sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matahari sudah setengah menyengat di pagi hari itu, aku pun bergegas berangkat kekampus dengan menggunakan kendaraan umum. Kuberhentikan salah satu angkot yang melintas dan segera mencari tempat duduk yang nyaman. Tempat duduk favoritku di pojok belakang angkot kebetulan belum terisi, hanya ada seorang ibu berjilbab putih rapi yang membawa dua anaknya yang masih kecil-kecil. Satu anak perempuan yang kutaksir umurnya sekitar lima tahun dan yang satu lagi anak laki-laki yang pulas tertidur dalam gendongan si ibu, kelihatannya umurnya belum genap 1 tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku duduk dihadapannya dan sempat beberapa kali memperhatikan bagaimana ia dengan repotnya mengatur anak-anaknya agar bisa tenang. Si anak perempuan beberapa kali mulai mengeluh  sakit perut dan mual, mungkin dikarenakan angkot yang berjalan ugal-ugalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ma, perut aku sakit ma...” seru si anak perempuan sambil memegangi perutnya.&lt;br /&gt;”Tahan ya nak, sebentar lagi sampai kok...”&lt;br /&gt;”Tapi sakit sekali ma...”&lt;br /&gt;”Mari sini mama beri minyak kayu putih.”&lt;br /&gt;Si ibu membuka tasnya dan mengeluarkan sebotol minyak kayu putih dan kemudian dioleskan keperut anaknya sambil mengalihkan pembicaraan.&lt;br /&gt;”Nak, nanti kalau sudah sampai kita beli apa ya yang enak?”&lt;br /&gt;”Susu kotak saja, ma. Aku minta susu kotak...”&lt;br /&gt;”Wah usul yang bagus, beli berapa kotak ya?”&lt;br /&gt;”Dua saja ma, untuk aku dan adik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pembicaraan antara anak dan ibu ini terus berlangsung sampai si anak benar-benar lupa akan sakit perut dan mualnya. Aku hanya menyaksikan dengan kagum betapa seorang ibu dengan cerdasnya mengasuh anaknya. Walau keadaannya sangat repot tapi senyum ikhlas tak pernah lepas dari wajahnya. Wajah yang teduh memayungi kedua buah hatinya. Aku pun mulai teringat kepada ibuku. Ah, betapa mulianya seorang ibu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri."&lt;/i&gt; (QS. AL Ahqaf : 15)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari terus berjalan dari jam ke jam. Waktu sudah menunjukkan pukul 12.30. Setelah menunaikkan ibadah shalat dzuhur ku langkahkan kaki ku dari kampus menuju SDN 07 Jelambar dengan menggunakan motor yang telah kupinjam sebelumnya dari teman. Yup, agendaku berikutnya adalah mengajar bahasa Inggris kelas 6 SD, pelajaran yang sangat kusuka sedari kecil. Pertama kali mengajar anak-anak kecil terasa sangat melelahkan, bahkan lebih melelahkan dari pada mengajar sebagai assisten lab dan assisten dosen di kampus. Kesabaran sangat diuji disini. Selalu kupatrikan dalam diriku firman Allah yang ampuh menenangkan hatiku, ”Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bersabar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran bahasa Inggris hari ini kumulai jam 13.00. Setelah kubuka dengan salam kubagikan foto copy-an yang sudah kusiapkan untuk mereka. Hari ini memang sudah kurencanakan untuk mengambil materi dari foto copy-an tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku belajar banyak dari perbedaan latar belakang sampai sifat murid-muridku ini. Beberapa waktu aku sempatkan untuk berbicara santai dengan mereka, dengan begitu aku bisa mengetahui karakter mereka. Ada beberapa hal yang aku sayangkan atas pribadi yang terbentuk dalam diri mereka. Misalnya beberapa dari mereka sudah pernah menonton film-film porno yang dijual bebas sedari kecil. Alasannya beragam ada yang mendapatkannya dari teman, membeli, atau bahkan milik orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa dari mereka juga mengaku juga sekolah madrasah selepas sekolah di SD. Paginya sekolah di SD dan sorenya di madrasah. Memang ada sedikit perbedaan antara anak madrasah dengan yang non madrasah. Ada juga dari mereka yang membantu orang tuanya sepulang sekolah. Anak dengan karakter ini cenderung baik dan suka membantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor pembentuk akhlak dan kepribadian seorang anak  adalah:&lt;br /&gt;&lt;u&gt;1. Al Wiratsiyyah (Genetik)&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak berperilaku berdasarkan daerah tempat asalnya. Misalkan, anak-anak dari Sumatera Utara cenderung lebih keras dibandingkan anak-anak yang hidup dengan suasana suku Jawa ataupun Sunda.&lt;br /&gt;&lt;u&gt;2. An Nafsiyyah (Psikologis)&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Faktor ini berdasarkan nilai-nilai yang ditanamkan atau diterima dalam keluarga. Misalkan, sangat berbeda karakter anak-anak yang orang tuanya sibuk bekerja dan kurang kasih sayang dengan anak-anak yang cukup mendapat kasih sayang dari orang tua. Atau misalkan, berbeda karakter antar anak-anak yang keluarganya utuh dengan anak-anak yang &lt;i&gt;broken home&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;u&gt;3. Syari’ah Ijtima’iyyah (Lingkungan sosial)&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Faktor lingkungan bermain mereka juga sangat berpengaruh dalam pertumbuhan karakter.&lt;br /&gt;&lt;u&gt;4. Al Qiyam (Nilai islam)&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;Faktor pembentukan nilai-nilai Islam sudah seharusnya diterima oleh anak-anak sedari mereka kecil. &lt;i&gt;”Sesungguhnya kekejian dan perbuatan keji itu sedikitpun bukan dari Islam dan sesungguhnya sebaik-baik manusia keislamannya adalah orang yang paling baik akhlaknya.”&lt;/i&gt; (HR. Thabrani, Ahmad dan Abu Ya’la)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;”Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.”&lt;/i&gt; (QS. Al Baqarah : 128)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahua’lam bishawab. &lt;br /&gt;-Dimas Al Ichsan-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11712486-116335054228112280?l=skifeusakti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skifeusakti.blogspot.com/feeds/116335054228112280/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11712486&amp;postID=116335054228112280&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11712486/posts/default/116335054228112280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11712486/posts/default/116335054228112280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skifeusakti.blogspot.com/2006/11/cerminan-akhlaq-generasi-mendatang.html' title='Cerminan Akhlaq Generasi Mendatang'/><author><name>SKI Ibnu Taimiyyah FE USAKTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00950305387698063389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11712486.post-115124856009442417</id><published>2006-06-25T08:05:00.000-07:00</published><updated>2006-06-25T08:16:00.096-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/3819/961/1600/LOGO%20SKI%20BARU.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3819/961/200/LOGO%20SKI%20BARU.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Assalamu'alaikum...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, akhirnya blog ini kita aktifkan kembali setelah sekian lama mati (maklum adminnya sibuk).&lt;br /&gt;Smoga blog ini bisa menjadi sarana kita menuju mardhotillah. Amin.&lt;br /&gt;Berhubung &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;admin&lt;/span&gt; sudah lulus dan sebentar lagi tidak akan full 100% dikampus lagi, tampaknya perlu ada serah terima jabatan &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;admin&lt;/span&gt; lama ke &lt;span style="color:#ff9900;"&gt;admin&lt;/span&gt; baru. Kalau tidak, ya siap2 saja blog ini mati kembali.&lt;br /&gt;Pencarian &lt;span style="color:#ff9900;"&gt;admin&lt;/span&gt; yang cocok memang agak sulit. Insya Allah nanti kita cari yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;wslm.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11712486-115124856009442417?l=skifeusakti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skifeusakti.blogspot.com/feeds/115124856009442417/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11712486&amp;postID=115124856009442417&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11712486/posts/default/115124856009442417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11712486/posts/default/115124856009442417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skifeusakti.blogspot.com/2006/06/assalamualaikum.html' title=''/><author><name>SKI Ibnu Taimiyyah FE USAKTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00950305387698063389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11712486.post-111186046095560104</id><published>2005-03-26T10:04:00.000-08:00</published><updated>2005-03-26T10:07:40.956-08:00</updated><title type='text'>Bila Tiba Hari Itu...</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Bila tiupan sangkakala yang pertama menggoncangkan alam dan kemudian bumi pun diratakan. &lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Dilemparkan semua isi yang membebaninya&lt;/span&gt;. Tiupan keduapun menyusul kemudian, begitu memekakkan telinga, hingga semua manusia pada hari itu menudukkan pandangannya dan teramat sangat ketakutan. Pada hari itu, dimanakah kita berada?Bila bulan telah hilang cahayanya. Matahari dan bulan pun dikumpulkan. Dengan mata terbelalak penuh ketakutan, manusia bertanya-tanya dan sibuk mencari tempat berlindung. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Sungguh, &lt;span style="color:#cc9933;"&gt;tidak ada tempat berlindung karena hanya kepada Tuhan-lah tempat berlindung&lt;/span&gt;. Sungguh, Tuhanpun bersumpah bahwa semua jiwa teramat menyesali dirinya sendiri akan semua perbuatannya. &lt;span style="color:#009900;"&gt;Pada hari itu, apa yang sedang kita perbuat? &lt;/span&gt;Bila langit terbelah dan kemudian dilenyapkan, matahari digulung, bintang-bintang jatuh berserakan, gunung-gunung dihancurkan, lautan pun menjadi meluap. Pada hari itu, manusia-manusia seperti anai-anai yang berterbangan, dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan. Bila tiba hari itu, sudah cukupkah segala perbekalan yang kita persiapkan?Pada hari manusia lari dari saudara-saudaranya, dari ibu dan bapaknya, dari istri dan anak-anaknya karena setiap manusia mempunyai urusan masing-masing yang menyibukkannya. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Kuburan-kuburan pun dibongkar, ruh-ruh kembali dipertemukan dengan tubuhnya, dan bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya, atas dosa apa dia dibunuh. Bila tiba hari itu, Seberapa banyak amalan yang akan menjamin keselamatan kita? Saudaraku, sungguh hari keputusan itu adalah suatu waktu yang ditetapkan. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Pada hari itu banyak &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;muka berseri-seri, tertawa dan gembira&lt;/span&gt;. Namun banyak pula yang bersedih dan muka mereka pun tertutup debu kemudian ditutup lagi oleh kegelapan. Saat itu, mereka diitimpa kehinaan dan kesusahan. Bagaimana dengan wajah kita pada hari itu?Saudaraku, bila tiba hari itu, semua manusia merasa seakan-akan tidak tinggal di dunia melainkan sesaat saja seperti diwaktu sore atau pagi hari. Manusia akan merasa bahwa ia hanya singgah sebentar di dunia. Namun tidak sedikit manusia yang bermain-main meski ia tahu waktunya begitu singkat. Kebanyakan manusia tidak mempersiapkan perbekalan secukupnya untuk kehidupan yang lebih lama dan abadi. Sungguh saudaraku, pada hari itu setiap-tiap jiwa akan teringat akan apa yang telah dikerjakannya dan dilalaikannya hingga mereka akan diperlihatkan neraka dengan jelas. Mungkinkah kita menerima catatan amalan dari sebelah kanan? &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Wallahu a'lam bishshowab&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;-Ima-&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11712486-111186046095560104?l=skifeusakti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skifeusakti.blogspot.com/feeds/111186046095560104/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11712486&amp;postID=111186046095560104&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11712486/posts/default/111186046095560104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11712486/posts/default/111186046095560104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skifeusakti.blogspot.com/2005/03/bila-tiba-hari-itu.html' title='Bila Tiba Hari Itu...'/><author><name>SKI Ibnu Taimiyyah FE USAKTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00950305387698063389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11712486.post-111185911571684393</id><published>2005-03-26T09:42:00.000-08:00</published><updated>2005-03-26T09:45:15.720-08:00</updated><title type='text'>Wanita Dicipta Untuk Dilindungi</title><content type='html'>&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;strong&gt;Allah SWT&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; tidak menciptakan wanita dari kepala laki-laki untuk dijadikan atasannya. Tidak juga &lt;strong&gt;Allah SWT&lt;/strong&gt; ciptakan wanita dari kaki laki-laki untuk dijadikan bawahannya. Tetapi Allah menciptakan wanita dari tulang rusuk laki-laki, dekat dengan lengannya untuk dilindunginya, dan dekat dengan hatinya untuk dicintainya.Allah tidak menciptakan wanita sebagai komplementer atau sebagai barang substitusi apalagi sekedar objek buat laki-laki. Tetapi Allah menciptakan &lt;span style="color:#999900;"&gt;wanita&lt;/span&gt; sebagai teman yang mendampingi hidup Adam tatkala kesepian di surga. Juga Allah ciptakan wanita sebagai pasangan hidup laki-laki yang akan menyempurnakan hidupnya sekaligus sebab lahirnya generasi, disamping tunduk dan beribadah kepada Allah tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi mengapa tetap saja ada laki-laki yang tunduk di bawah kaki wanita. Mengemis cintanya, berharap kasih sayangnya dengan menggadaikan kepemimpinan, bahkan kehormatan dan harga dirinya. Wanita &lt;span style="color:#ff9900;"&gt;dipuja bagai dewa, disanjung bagai Dewi Shinta, yang banyak menyebabkan laki-laki buta mata, buta telingga, bahkan buta mata&lt;/span&gt; hatinya. Namun ada juga yang menganggap rendah wanita. Wanita dinista, dihina. Kesuciannya dijadikan objek yang tidak bernilai harganya. Tenaganya dieksploitasi bagaikan kuda. Kelembutannya dijadikan transaksi murahan yang tak seimbang valuenya.Wanita dijadikan sekedar pemuas nafsu belaka, bila habis madunya, dengan seenaknya di buang ke keranjang sampah, atau dianggap sandal jepit yang tak berguna.Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, dan anak kita, relakah kita melihat mereka menjajakan diri di gelapnya malam yang mencekam. Relakah kita melihat mereka membanting tulang mengumpulkan ringgit atau real dengan mayat terbujur kaku sebagai resikonya?Jika wanita itu adalah ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, dan anak kita, relakah kita membiarkannya seperti seonggok jasad hidup yang tidak memiliki nilai guna?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika wanita itu adalah&lt;span style="color:#33ff33;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;ibu kita, kakak atau adik perempuan kita, dan anak kita&lt;/span&gt;, relakah kita membiarkannya beringas, liar, ganas, tidak berpendidikan, bodoh, dunggu, hanya karena ketidakmampuan ayah memberi nafkah, karena ketidakmampuan kita medidik dan mencintainya, karena ketidakmampuan kita melindunginya, sebagaimana Allah menciptakan wanita dari tulang rusuk laki-laki, dekat dengan lengannya untuk dilindunginya, dekat dengan hatinya untuk dicintainnya.Ia tetap wanita, yang diciptakan Allah SWT dengan segala kelebihan dan kekuranganya. Tidak bisa manusia dengan akalnya yang kerdil ini mengganti kedudukannya apa lagi fitrahnya.Ia bagaikan sekuntum bunga terpelihara, tidak semua kumbang bisa menghisap madunya. Lemah lembutlah dalam memperlakukannya, karena kalau tidak, ia bisa &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;seganas srigala&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11712486-111185911571684393?l=skifeusakti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skifeusakti.blogspot.com/feeds/111185911571684393/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11712486&amp;postID=111185911571684393&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11712486/posts/default/111185911571684393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11712486/posts/default/111185911571684393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skifeusakti.blogspot.com/2005/03/wanita-dicipta-untuk-dilindungi.html' title='Wanita Dicipta Untuk Dilindungi'/><author><name>SKI Ibnu Taimiyyah FE USAKTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00950305387698063389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11712486.post-111185736117908480</id><published>2005-03-26T09:14:00.000-08:00</published><updated>2005-03-26T09:16:01.183-08:00</updated><title type='text'>"Ada Apa Denganmu?"</title><content type='html'>Syahdan ada sebuah kisah nyata seorang lelaki yang mengurungkan niatnya untuk bunuh diri dikarenakan dalam perjalanan untuk melakukan prosesi harakirinya tersebut tanpa sengaja ia ditolong oleh seorang ikhwan -yang tak dikenal sebelumnya- yang di kemudian hari  momentum itulah yang menumbuhkan simpul persahabatan diantara mereka dimana hal tersebut menjadi energi yang menjadikan si lelaki untuk mengurungkan niatnya.&lt;br /&gt;Ada juga cerita yang mengisahkan seorang ikhwan yang sudah sangat berkeinginan untuk menceraikan istrinya namun keinginan itu akhirnya dikuburnya dalam-dalam setelah ia bertemu dengan sahabat lamanya yang konon karena bantuan sahabatnya tersebut, dahulu ia bisa beristrikan akhwat yang dengan setia menemani ia mengurai waktu bersama beberapa tahun dengannya yang sedianya ingin ia talaq dan sama dengan kasus pertama niat itu pun diurungkannya setelah sahabatnya memberikan energi baru untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilustrasi di atas sedikit melukiskan betapa kekuatan persaudaraan pada akhirnya menjadi tambang penarik- orang-orang yang terlibat di dalamnya - dari lembah keputus asaan. Dan ketika kita “ zoom” lukisan itu maka yang terlihat di sana adalah warna – warni cinta yang dimuculkan dari perpaduan antara sikap memahami dan empati.  Sedangkan saat ini kita melihat begitu banyak saudara kita - yang sebelumnya aktif atau bahkan mungkin menjadi tulang punggung dakwah - terasing sendiri di sudut ruang jamaah kemudian tidak berselang lama ketika ia sudah mencapai titik nadir maka ia tak segan untuk melompat keluar dari kereta dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa penyebab fenomena tersebut terjadi dan permasalahan yang sering tidak kita anggap serius  adalah bagaimana kita memposisikan jundi-jundi dakwah tersebut. Kita sering memposisikan mereka sebagai mesin produksi tanpa melihat kebutuhan dari sisi-sisi kemanusiannya ( baca : fitrah ).  Sehingga mereka hanya merasa dijadikan sapi perahan oleh “ pabrik proker “ yang mengatas namakan  dan mengumbar jargon – jargon dakwah ini.&lt;br /&gt;Padahal terlepas dari kebutuhan manusia untuk diakui eksistensinya, ada kebutuhan mendasar lain yang juga cukup penting yakni kebutuhan untuk dicintai sedangkan cinta itu sendiri dimunculkan dari empati dan perhatian kita untuk memanusiakan mereka dan langkah paling awal untuk itu adalah ”mendengar”. Sebenarnya wacana di atas pasti sudah berulangkali didengungkan kepada para qiyadah, namun seringkali kita terjebak pada pemahaman bahwa untuk mengungkapkan rasa cinta itu harus dalam ”bentuk – bentuk formal” yang terkadang memiliki keterbatasan konteks, ruang dan waktu.  Padahal dengan pertanyaan pertanyaan sederhana ; ” Gimana kabarmu hari ini saudaraku ? ” , ”Ada masalah ?” , ” Apa yang bisa ana bantu ? ” , dengan dibumbui senyuman termanis kita maka hati siapa yang takkkan luluh. Karena ketika sesorang mau melepaskan segala bebannya yang dicurahkan melalui tutur katanya maka harus  ada sebuah kondisi nyaman yang melingkupi dan menstimulusnya, ini erat kaitannya bagaimana kita bisa menggugah sisi afeksional saudara kita. Menilik hukum ke-pemimpin-annya Maxwell ; pemimpin yang efektif adalah pemimpin yang bisa menggugah emosional anak buahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, saat ini  bayangkan aku sedang tersenyum kepadamu saudaraku, dan masih dengan senyum tersungging kemudian bayangkan aku bertannya ; ” Ada apa denganmu ? ” .....................Saudaraku ..........Aku ingin memahamimuLayaknya pengertianku  akan gelap terang sudut hatikuSaudarakuAku ingin mengerti ikatan iniSelayaknya isyarat RasulullahBahwa aku dan kau  adalah satu tubuhSaudaraku...Aku ingin menampung setiap tetes keluh kesahmuDalam cawan hatikuHingga ku mampu meneguk kesedihanmuDan senyum itu pun kembali melekat di wajahmu…….Jika cinta adalah tangismuMaka biarkan air mata itu menelaga  hingga aku pun berenang mengarunginyaJika cinta adalah gelakmuMaka biarkan aku menjaga kesedihanmu tertidur pulas di bilik persembunyiannyaJika cinta adalah amarah Maka biarkan aku menampung bara itu untuk menghangatkan kebekuan jiwaAndai indahnya ukhuwah ini bisa terlukiskan maka tak cukup warna cinta untuk menuangkannya ……..Andai cinta ini bernamaMaka biarkan namamu selalu bersanding dengannya ......”Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itudamaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dantakutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat ”  ( Q.S 49:10)Sekpa, 4 Dzulhijjah 1425 Hal faqir ilallahTo Post a message, send it to:   jmmi_its@eGroups.comTo Unsubscribe, send a blank message to: jmmi_its-unsubscribe@eGroups.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11712486-111185736117908480?l=skifeusakti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skifeusakti.blogspot.com/feeds/111185736117908480/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11712486&amp;postID=111185736117908480&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11712486/posts/default/111185736117908480'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11712486/posts/default/111185736117908480'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skifeusakti.blogspot.com/2005/03/ada-apa-denganmu.html' title='&quot;Ada Apa Denganmu?&quot;'/><author><name>SKI Ibnu Taimiyyah FE USAKTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00950305387698063389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11712486.post-111185633581642407</id><published>2005-03-26T08:54:00.000-08:00</published><updated>2006-11-16T01:27:12.083-08:00</updated><title type='text'>SKI Ibnu Taimiyyah in profile (Just check this out!)</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/3819/961/1600/mod.0.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/3819/961/320/mod.0.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalaamu'alaikum wr. wb.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;S&lt;/span&gt;ie &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;K&lt;/span&gt;erohanian &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;I&lt;/span&gt;slam &lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;I&lt;/span&gt;bnu &lt;span style="color:#ffcc33;"&gt;T&lt;/span&gt;aimiyyah &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;U&lt;/span&gt;niversitas Tri&lt;span style="color:#6633ff;"&gt;sakti&lt;/span&gt; Jakarta&lt;/strong&gt; atau yg biasa dikenal dengan SKI-IT ini adalh merupakan wadah/organisasi bagi umat muslim yg ada di kampus Trisakti. Eksistensinya dalam masyarakat FE Usakti insya Alloh sudah tidak diragukanlagi. Tujuannya hanya satu, "Mengharapkan ridho Allah semata". SKI-IT mempunya motto "Berat sama dipikul ringan sama dijinjing" yg berarti segala kesusahan dan kemudahan akan ditanggung bersama-sama. Visi dan misinya jelas, "&lt;span style="color:#9999ff;"&gt;Menciptakan generasi robbani yang produktif&lt;/span&gt;"...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SKI-IT mempunyai beberapa biro dan departemen pendukung. diantaranya adalah&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;Biro Humas dan Jaringan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Biro Keuangan, Biro Kestari&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dept. Syiar dan Media&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dept. Pengembangan Sumber Daya muslim&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dept Riset dan Pengembangan Lembaga&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dept. Kajian Strategis&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Didalam kepengurusannya SKI-IT juga mempunyai BPH (Badan Pengurus Harian) yg terdiri dari Ketua Umum, Ketua keputrian A, Koord. F, dan ketua keputrian F. SKI-IT juga sering melakukan kegiatan2 seperti: BakSos, workShop, Ramadhan KIta, peringatan maulid nabi, idul adha, dan kegiatan hari besar lainnya. SKI-IT juga sering melakukan dauroh2 di luar kota seperti: PESTA (Pekan Silaturahmi dan Wisata), LTBM (Leadership n' Team Building Management), SiFours (Silaturahmi 4 angkatan), MENTARI (Menggapai Taqwa Diri), dll...&lt;br /&gt;wasslm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Sejarah Singkat SKI Ibnu Taimiyyah FE&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;SKI (Sie Kerohanian Islam) merupakan institusi formal yang ada di Fakultas Ekonomi. Karena kedudukannya berada di lembaga yang memang diakui oleh pihak fakultas, maka begitu leluasanya ruang gerak sehingga dalam perjalanannya banyak perubahan-perubahan yang signifikan yang membuat organisasi ini berkembang dan dewasa, baik dari segi pemikiran maupun organisasinya.&lt;br /&gt;Jika ditanya berapa umur SKI, maka itu tergantung dari mana kita menghitungnya. Jika dari kepengurusan SKI yang pertama yaitu tahun 1988, maka umur SKI kurang lebih 16 tahun sumber ini diambil dari tahun 1990(sampai tulisan ini diketik Ketua SKI periode 2006- 2007 belum lengser).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urutan urutan SKI tersebut yaitu :&lt;br /&gt;Ketua Umum SKI :&lt;br /&gt;Kristanto Bimo (Angkatan 1988 ) periode 90-91.&lt;br /&gt;Alfani Taufik (Angkatan 1990) Periode 91-92.&lt;br /&gt;Reza Mulyadin (Angkatan 1991) Periode 92-93.&lt;br /&gt;Teguh Handoyo (Angkatan 1992) Periode 93-94.&lt;br /&gt;Maulana Meizal.S (Angkatan 1992) Periode 94-95.&lt;br /&gt;Siswanto (Angkatan 1994) Periode 95-96.&lt;br /&gt;Yan Ekalaya (Angkatan 1994) Periode 96-97.&lt;br /&gt;Andri O (Angkatan 1996) Periode 97-98.&lt;br /&gt;Rizqi O (Angkatan 1996) Periode 98-99.&lt;br /&gt;Moch Taufan Firdaus (Angkatan 1997) Periode 2000-2001. D&lt;br /&gt;Deni Wahyudi (Angkatan 1998) Periode 2001-2002.&lt;br /&gt;Yudhi Ramadhina (Angkatan 1999) Periode 2002-2003.&lt;br /&gt;Agus Susanto (Angkatan 2000) Periode 2003-2004.&lt;br /&gt;Bobi Hendra (Angkatan 2001) Periode 2004-2005.&lt;br /&gt;Aldila Novarianto (Angkatan 2002) Periode 2005-2006&lt;br /&gt;Iip Tribowo S. (Angkatan 2003) Periode 2006-2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Keputrian Kampus A :&lt;br /&gt;Fitri Thahir (Angkatan 1999) Periode 2002-2003&lt;br /&gt;Farah Fauziah (Angkatan 2000) Periode 2003-2004&lt;br /&gt;Nia Kurniati (Angkatan 2001) Periode 2004-2005&lt;br /&gt;Nindhita GM (Angkatan 2002) Periode 2005-2006&lt;br /&gt;Sari Wijayanti (Angkatan 2003) Periode 2006-2007&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11712486-111185633581642407?l=skifeusakti.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://skifeusakti.blogspot.com/feeds/111185633581642407/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11712486&amp;postID=111185633581642407&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11712486/posts/default/111185633581642407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11712486/posts/default/111185633581642407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://skifeusakti.blogspot.com/2005/03/ski-ibnu-taimiyyah-in-profile-just.html' title='SKI Ibnu Taimiyyah in profile (Just check this out!)'/><author><name>SKI Ibnu Taimiyyah FE USAKTI</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00950305387698063389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
